Selamat Datang Orang Tua Santri Baru Angkatan VII pada Kajian Ummahat Kuttab Al-Fatih Makassar.

Makassar — “Selamat datang kepada Orang Tua Santri Baru Angkatan VII.” Kalimat sambutan itu menjadi pembuka yang penuh kehangatan dalam Kajian Ummahat POSKU Al-Fatih Makassar yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadiran para ummahat, baik yang telah lama membersamai maupun yang baru bergabung, menjadi ikhtiar bersama dalam menuntut ilmu demi menghadirkan pendidikan terbaik bagi putra-putri tercinta.

Materi sebelumnya tentang pendidikan anak pada masa tamyiz kedua, fase ketika anak mulai dibiasakan menjalankan syariat, menjaga adab, dan tumbuh dalam lingkungan yang dipenuhi teladan kebaikan. Para ummahat kembali diingatkan bahwa pembiasaan yang dilakukan pada usia ini akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter anak di masa mendatang.

Memasuki pembahasan berikutnya, kajian melanjutkan pembacaan bait 58–65 yang sarat dengan nasihat tentang adab dan akhlak. Para ummahat diajak memahami pentingnya menjaga fitrah anak sejak dini, membiasakan adab di majelis ilmu, menjaga lisan, menanamkan sifat tawadu’, menjauhkan kecintaan yang berlebihan terhadap dunia, serta membimbing anak agar menghormati dan memuliakan sesama. Para ummahat diingatkan bahwa seluruh nikmat, kemampuan, dan keberhasilan berasal dari Allah Ta’ala, sehingga tidak ada alasan bagi seorang hamba untuk merasa lebih baik daripada orang lain. Derajat seseorang di sisi Allah tidak hanya ditinggikan karena ilmu, tetapi juga karena kesantunan, kesabaran, ketenangan, kedermawanan, dan kemuliaan akhlaknya.

Dalam pembahasan selanjutnya disampaikan pula pentingnya mendidik anak agar tidak menjadikan harta sebagai tujuan hidup. Emas, perak, dan berbagai bentuk kekayaan hanyalah sarana dalam kehidupan, sedangkan tujuan utama seorang muslim adalah meraih ridha Allah Ta’ala. Kecintaan yang berlebihan terhadap dunia merupakan salah satu fitnah yang perlu diwaspadai sejak dini.

Setiap pembahasan menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari luasnya ilmu yang dimiliki anak, tetapi juga dari indahnya akhlak yang menghiasi kehidupannya. Sebab, generasi yang dibangun di atas fondasi adab akan lebih siap menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat.

Semoga majelis ilmu ini senantiasa menjadi wasilah bertambahnya ilmu yang bermanfaat, menguatkan langkah para orang tua dalam mendidik amanah yang Allah titipkan, serta melahirkan generasi yang menjaga adab sebelum ilmu, serta iman sebelum Qur’an.

POSKU Kuttab Al-Fatih Makassar

POSKU, singkatan dari Persatuan Orang Tua Santri Kuttab Al-Fatih, adalah wadah yang menyatukan para orang tua santri di lingkungan Kuttab Al-Fatih. Didirikan dengan tujuan mempererat hubungan antara orang tua dan pihak Kuttab, POSKU berperan sebagai jembatan komunikasi dan koordinasi, serta sebagai support system dalam mendukung program-program pendidikan yang diselenggarakan oleh Kuttab.

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *